Senin, 06 April 2015

Mengenal penyebab Penyakit Tifus

Dengan mengenal penyebab penyakit tifus, maka Anda akan bisa menghindari penyakit ini. Di mana ada pepatah kalau mencegah itu lebih baik daripada mengobati, dan itu memang benar apa adanya. Sebelum lanjut lebih mendalam, mari mengenal terlebih dahulu apakah penyakit tifus itu? Penyakit tifus merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Tanda dari penyakit ini ada beberapa macam, salah satunya adalah Anda akan mengalami sakit diare. Selain itu juga akan timbul ruam dan penyakit sistematik.

Mengenal gejala penyakit tifus (tipes)

Yang menjadi penyebab seseorang terserang penyakit tifus tidak lain adalah bakteri Salmonella Typhi. Bakteri ini bisa masuk ke tubuh baik melalui makanan maupun minuman yang sudah terkontaminasi oleh bakteri tersebut. Mari baca selengkapnya.

Penyakit Lupus Di negara berkembang
Penyakit tifus ini seringkali terjadi di negara yang berkembang, termasuk negara Indonesia. Penyakit ini jarang menyerang orang-orang yang tinggal di negara maju, itu karena negara maju biasanya lebih memperhatikan tingkat higienitas. Kotoran yang tak terbuang dalam waktu bertahun-tahun juga bisa menjadi asal muasal sumber penyakit tifus ini, itu karena pada kotoran tersebut akan berkembang biak bakteri penyebab tifus yang sudah disebutkan sebelumnya. Selain itu, apabila sudah masuk ke dalam tubuh manusia, bakteri Salmonella Typhi akan mudah berkembang biak, sebab tubuh manusia merupakan lingkungan yang cocok bagi bakteri tersebut untuk berkembang biak.

Karenanya, apabila Anda tak mau terjangkit penyakit tifus, Anda harus menjaga pola makan, kebersihan, dan juga menjaga kesehatan. Anda juga harus mengerti tentang gejala-gejala dari penyakit ini, dengan begitu apabila gejala tersebut muncul, Anda dapat segera memberikan penanganan yang dibutuhkan dengan lebih cepat sebelum terlambat.

Gejala penyakit Tifus yang Harus Diwaspadai


1. Perubahan pola buang air besar
Yang pertama adalah terjadinya perubahan pola buang air besar. Di mana orang yang terkena penyakit tifus itu akan mengalami diare. Namun di beberapa kasus, bisa juga penderita tifus akan susah buang air besar.

2. Lidah berubah warna
Yang kedua adalah lidah penderita tifus akan berubah warna menjadi putih. Sementara pada pinggir lidah warnanya tetap merah. Apabila penderita menjulurkan lidah, lidah akan gemetar, kondisi ini disebut dengan tremor.

3. Denyut nadi
Yang ketiga adalah denyut nadi akan melambat. Biasanya jika orang demam panas, maka denyut jantung orang tersebut akan meningkat 10% per kenaikan suhu tubuh 1 °C. Namun lain bagi yang menderita demam yang diakibatkan oleh penyakit tifus ini. Orang yang menderita penyakit tifus justru denyut nadi mereka akan semakin lambat, jadi berkebalikan. Kondisi ini dikarenakan toksin atau racun yang tercipta dari kuman tifus, di mana akhirnya sebuah reaksi akan tercipta.

4. Sakit perut, muntah, dan mual
Yang keempat adalah sakit perut, juga muntah dan mual. Orang dengan penyakit tifus akan merasakan sakit pada perut bagian kirinya. Di situ merupakan tempat usus 12 jari, dan sedang mengalami infeksi. Sementara untuk sakit maag, sakitnya terasa pada perut bagian ulu hati atau bagian atas.

Apabila Anda tidak ingin gejala tifus tersebut ada pada diri Anda, maka Anda sebaiknya mulai menjaga diri dari sekarang, agar tak terserang oleh bakteri penyebab tifus. Adapun yang dapat Anda coba lakukan adalah dengan tak konsumsi sembarangan makanan, makanlah makanan yang sudah pasti bersih. Akan sangat bagus apabila jarang makan di luar, namun masaklah di rumah sendiri, sebab lebih terjamin baik itu kesehatan dan juga kebersihannya. Sekian artikel tentang mengenal penyebab penyakit tifus, semoga bermanfaat.