Minggu, 05 April 2015

Mengenal penyebab Penyakit lupus

Mengenal penyebab terjadinya penyakit lupus merupakan sajian utama kita kali ini. Namun, mungkin Anda akan sedikit kecewa, karena ternyata penyebab pasti dari penyakit lupus hingga kini masih misterius. Memang peneliti medis sudah mengeluarkan beberapa hipotesa, tetapi itu semua masih seperti melihat dalam kegelapan.


Pihak medis menyebutkan jika lupus dapat disebabkan karena obat. Namun yang pasti penyakit lupus bukan termasuk penyakit menular, jadi apabila teman Anda ada yang terjangkit lupus, Anda tak perlu mengucilkannya, penyakit tersebut tak akan menular kepada Anda. Hingga detik ini, sebenarnya penyakit lupus masih menjadi topik perdebatan pada kalangan peneliti medis, sebab penyakit yang satu ini mempunyai banyak kesamaan dengan gejala yang ditimbulkan karena penyakit yang lain yang biasa diderita oleh orang-orang. Mari baca selengkapnya.

Wanita usia produktif
Berdasarkan data penelitian disebutkan jika penyakit lupus ini umumnya diderita wanita dengan usia produktif, dengan batas usia maksimal 50 tahun. Di balik data tersebut, ternyata tidak hanya wanita saja melainkan juga ada pria yang menderita penyakit lupus. Berdasarkan data tentang penyakit lupus tersebut, ada dugaan baru yang muncul, dugaan tentang penyakit lupus memiliki kaitan dengan hormon estrogen, di mana hormon ini terdapat pada tubuh wanita. Ketika hamil ataupun sesudah proses melahirkan terkadang muncul gejala lupus, dan tentu saja karena itu kewaspadaan perlu ditingkatkan, baik saat proses kehamilan dan juga saat sesudah kehamilan. Anda tak boleh lengah sama sekali.

Apabila dibandingkan antara pria dan wanita, penyakit lupus ternyata lebih sering menyerang wanita. Jika dibandingkan maka perbandingannya 9:1. Itu karena pengaruh dari faktor hormonal serta umumnya menjangkiti wanita muda, seperti yang disebutkan sebelumnya, wanita produktif hingga batas maksimal lima puluh tahun.

Penyebab penyakit lupus


Penyakit lupus disebutkan dipengaruhi 2 macam faktor, adapun faktor tersebut yakni lingkungan dan internal tubuh manusia. Yang lingkungan itu berarti faktor dari luar (Eksternal). Untuk penyebab pasti memang belum diketahui. Yang menjadi berita gembira adalah sekarang laboratorium klinik sudah bisa membantu dengan tes untuk menentukan apakah seseorang terkena penyakit lupus atau tidak, yaitu dengan menentukan negatif atau positif penyakit lupus di tubuh.

Faktor internal

Yang pertama adalah faktor internal, faktor internal dikarenakan faktor genetika. Faktor genetika ini mengakibatkan adanya kecenderungan tak normal di sistem pertahanan tubuh. Sistem pertahanan tubuh atau antibodi akan menyerang bagian dari jaringan tubuh. Oleh karenanya, penyakit lupus seringkali disamakan dengan penyakit turunan. Dan fakta di lapangan menunjukkan apabila penyakit lupus ini memiliki resiko diidap lebih tinggi oleh orang-orang dari ras tertentu, seperti dari ras Amerika Latin, Afrika, dan juga ras Asia Pasifik.

Faktor eksternal

Yang kedua adalah faktor eksternal. Faktor eksternal tidak berkaitan dengan gen sama sekali, melainkan lebih memiliki kaitan erat dengan kondisi manusia dan gaya hidup atau lifestyle seseorang. Faktor eksternal ini memiliki arti serangkaian atau dapat juga berupa satuan penyebab yang akan merangsang proses dari zat pertahanan tubuh untuk menyerang jaringan tubuh manusia.

Adapun secara lebih mendetail penyebab dari faktor eksternal itu seperti stress berlebihan, pemakaian obat-obatan dengan bahan dasar sulfa (Septra, Bactrim, Tolbutamide, Silsoxazole), pemakaian antibiotik (Contohnya ampicilin dan amoxilin), sinar ultraviolet (Baik sinar ultraviolet dari lampu maupun sinar ultraviolet dari matahari). Sekian artikel tentang mengenal penyebab penyakit lupus, semoga bermanfaat.