Kamis, 09 April 2015

Berbagai efek samping Penggunaan Amoksisilin

Amoksisilin yang termasuk salah satu jenis antibiotik memiliki efek samping tertentu jika sering Anda konsumsi. Dan memang Amoksisilin ini merupakan antibiotik yang cukup umum dipakai, jadi ada baiknya Anda mengetahui informasi ini. Amoksisilin ini termasuk ke dalam spektrum yang bernama β-laktam, serta mudah sekali diserap tubuh, khususnya apabila dikonsumsi secara oral.


Antibiotik yang satu ini dipakai dalam pengobatan infeksi karena bakteri (Seperti yang sudah pernah dibahas), juga infeksi hidung, tenggorokan, juga telinga. Selain itu juga untuk infeksi saluran kemih dan infeksi kulit, gonore, infeksi saluran pernafasan bawah serta beragam infeksi menular seksual yang lain. Mari baca selengkapnya.
Di balik itu semua, ternyata Amoksisilin mempunyai efek samping tersendiri.

Efek samping dari penggunaan Amoksisilin


Reaksi Anafilaksis merupakan reaksi dari efek samping Amoksisilin yang pertama. Anafilaksis termasuk efek samping paling berbahaya dan serius. Reaksi ini merupakan reaksi hipersensitivitas type 1, dan bersifat mengancam jiwa Anda. Reaksi Anafilaksis ini dapat muncul karena obat Amoksisilin yang dikonsumsi baik secara oral maupun secara internal, keduanya memungkinkan untuk menimbulkan Anafilaksis. Ada kurang lebih 1500 orang yang meninggal per tahunnya, kesemuanya karena reaksi Anafilaksis di U.S.

Gejala atau tanda-tanda yang akan Anda rasakan jika mengalami reaksi Anafilaksis yaitu:

•    Tekanan pernafasan. Anda menjadi kesulitan bernafas, mengi, serta mengalami sesak nafas
•    Pembengkakan pada lidah, bibir, juga tenggorokan. Ini merupakan respon alami dari tubuh untuk melawan peradangan yang terjadi
•    Untuk beberapa kasus pasien, disebutkan terjadi masalah pada pencernaan. Contohnya kram perut parah, diare, nyeri perut, serta beberapa masalah yang lain yang mungkin terjadi
•    Masih ada lagi efek samping negatif lain yang tak kalah serius, yakni kejang arteri koroner. Efek samping ini bisa mengakibatkan terjadinya myocardial infarction
Efek samping ringan dari konsumsi Amoksisilin
Di atas merupakan efek samping yang berat. Namun juga tak menutup kemungkinan Anda mengalami efek samping yang agak ringan seperti di bawah ini:
•    Sariawan. Di dalam beberapa kasus overdosis pemakaian Amoksisilin, orang sering mengalami masalah sariawan. Setiap terjadi overdosis dari pemakaian antibiotik, reaksi merugikan akan senantiasa terjadi, itu karena terjadi penurunan pada antibodi seseorang. Kondisi ini mengakibatkan tubuh menjadi rentan pada infeksi oportunistik lain, selain sariawan contohnya kandidiasis serta infeksi karena jamur
•    Sementara itu, untuk bayi, efek samping penggunaan Amoksisilin adalah masalah pencernaan. Saluran pencernaan memiliki potensi mengalami reaksi negatif atas penggunaan Amoksisilin. Beberapa contohnya seperti nyeri perut bagian bawah, dan kram perut, serta masalah pencernaan yang lainnya
•    Yang ketiga adalah rasa mual. Rasa sering muntah dan mual merupakan efek samping dari penggunaan Amoksisilin, khususnya kaum wanita. Reaksi yang ketiga ini cenderung ringan serta tak mengancam jiwa. Namun kemungkinan rasa mual dan mau muntah seringkali diikuti oleh sakit diare.

Efek serius penggunaan Amoksisilin


Yang terakhir termasuk efek samping cukup serius dari penggunaan antibiotik Amoksisilin. Efek samping tersebut tak lain adalah kerusakan organ hati Anda. Ini dapat terjadi karena penggunaan jangka panjang dan penyalahgunaan dari antibiotik Amoksisilin. Itulah pentingnya bagi Anda untuk memperhatikan dosis dari pemakaian Amoksisilin yang dianjurkan. Ikutilah dosis yang dianjurkan tersebut, jangan konsumsi kurang apalagi berlebihan. Demikian info terkait berbagai efek samping penggunaan Amoksisilin, semoga berguna.