Minggu, 29 Maret 2015

Vaksin dan Cara Pengobatan penyakit Meningitis

Vaksin dan pengobatan apa sajakah yang diperlukan terkait penyakit Meningitis ini? Anda dapat menemukan jawabannya pada postingan kesehatan hari ini. Vaksin yang tersedia sekarang ini terkait dengan Meningitis adalah sebagai berikut:

Diagram Penyakit yang terkena Meningitis

Vaksin yang sudah ada

1. Vaksin MMR
Vaksin MMR ini untuk gondongan, campak, dan juga campak Jerman. Vaksin MMR bisa diberikan ketika umur sudah mencapai 12 bulan, sementara itu untuk vaksin ulangan ketika anak sudah berumur 5 hingga 7 tahun.

2. Vaksin PCV (Pneumokokus)
Vaksin PCV ini untuk anak dengan usia yang di bawah satu tahun, serta pemberian vaksin ini per 2 bulan 1 kali. Sementara untuk anak-anak dengan usia di atas 2 tahun vaksin Pneumokokus ini cukup diberikan satu kali saja.

3. Vaksinasi IPV/DTaP/Hib
Vaksin yang ketiga ini merupakan vaksin untuk perlindungan dari bakteri difteri, Hib, tetanus, polio, dan tetanus.

Untuk vaksin Meningitis belum dimasukkan ke dalam jadwal imunisasi anak, namun sudah bisa Anda peroleh di negara Indonesia. Anda sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter terkait vaksinasi ini.

Penerapan vaksin Untuk mengobati Meningitis

Bakteri Meningokokus atau Nesisseria meningitides memang jarang ditemukan di negara kita. Jadi sebagian besar masyarakat Indonesia yang tak mempunyai kekebalan tubuh dari bakteri tersebut, sebaiknya melakukan vaksin. Apalagi jika orang tersebut akan pergi berkunjung ke wilayah dengan resiko tinggi penyakit ini.

Beberapa daerah yang beresiko tinggi atas bakteri Meningokokus yakni sebagian negara di wilayah Afrika dan Arab Saudi. Itulah alasan mengapa para calon Umroh dari negara Indonesia sekarang diwajibkan untuk mendapatkan vaksin Meningitis sebelum berangkat, itu demi mencegah mereka terjangkit penyakit berbahaya ini.

Sangat direkomendasikan apabila hendak pergi ke wilayah yang memiliki resiko tinggi terjangkit penyakit Meningitis ini, entah itu untuk rekreasi atau keperluan lainnya, sebaiknya mendapatkan vaksinasi Meningitis dari grup A, C, Y, juga W135. Apalagi jika berniat untuk tinggal dalam waktu yang cukup lama di negara yang beresiko terjangkit penyakit Meningitis ini. Apabila sudah divaksin, maka resiko semakin menurun, dan Anda pun bisa lebih tenang.

Terkait pemberian vaksinasi

Bagi bayi dengan usia 2 bulan sampai dengan 2 tahun, dosis awal pemberian vaksin wajib diikuti oleh dosis kedua untuk 3 bulan berikutnya. Vaksin ini tak cocok bagi bayi dengan usia < 2 bulan. Ketika anak dengan umur di bawah 5 tahun melakukan vaksinasi untuk pertama kalinya, vaksin yang diberikan akan memberikan perlindungan untuk jangka waktu 2 hingga 3 tahun ke depan. 1 dosis vaksin Meningitis ini dapat memberikan perlindungan 5 tahun untuk orang dewasa beserta anak-anak dengan usia 5 tahun ke atas.

Pengobatan Meningitis

Untuk pengobatan Meningitis yang disebabkan oleh virus ringan, biasanya penderita tak perlu dirawat dalam rumah sakit, melainkan bisa diberikan penanganan sendiri seperti banyak istirahat, obat pereda sakit, obat anti mual, dan penderita wajib minum banyak cairan. Umumnya dengan menggunakan cara-cara tersebut, penderita Meningitis karena virus ringan ini akan bisa sembuh dengan sendirinya hanya dalam waktu 1 hingga 2 minggu saja.

Sementara itu, untuk Meningitis yang sudah diakibatkan virus cukup parah, perlu menjalani perawatan di rumah sakit. Sama dengan pengobatan Meningitis karena bakteri, penderita harus mengkonsumsi antibiotik yang diberikan oleh dokter sesuai dosisnya. Antibiotik tersebut akan distop apabila Meningitis virus telah dipastikan, namun cairan infus terus diberikan karena digunakan untuk menolong proses dari pemulihan tubuh seperti sedia kala.

Ada baiknya jika anda lebih mendalami diagnosis dan pencegahan Meningitis dan Penyebab penyakit Meningitis.

Sekian artikel tentang vaksin dan pengobatan penyakit Meningitis, semoga bermanfaat.