Jumat, 20 Maret 2015

Penyebab Penyakit Bisul Yang Perlu Anda Waspadai

Ada banyak faktor yang dapat menjadi penyebab bisul pada kulit salah satunya adalah faktor perilaku higiene tubuh yang buruk. Selain itu, juga terdapat faktor-faktor penyebab lainnya, yang akan kita bahas secara tuntas dan jelas dalam artikel ini. Bisul adalah sebuah peradangan pada kulit. Penyebab umum dari bisul adalah karena adanya infeksi dari mikroorganisme seperti bakteri staphylococcus atau jamur. Istilah lain dari bisul adalah abscessus yang berasal dari bahasa latin yaitu sekumpulan neutrofil mati yang terakmulasi di dalam rongga jaringan setelah jaringan tersebut mengalami infeksi.

Penyebab Penyakit Bisulan

Bisul dapat berkembang dan menyebar dengan cepat dari satu tempat ke tempat lain atau bahkan dari satu orang ke orang yang lainnya. Bisul yang berkembang, akan memiliki inti di tengah yang sering disebut juga dengan istilah mata bisul, di dalam inti bisul inilah mikroorganisme dalam jumlah yang banyak akan bersarang. Mikroorganisme-mikroorganisme tersebut kemudian akan bercampur dengan sel darah putih. Sel darah putih dalam hal ini berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuh yang bertugas untuk memerangi mikroorganisme yang menginfeksi.

Karena proses tersebut sel-sel yang terinfeksi membentu suatu cairan yang berwarna putih kental atau bahkan berwarna kehijauan yang sering kita sebut dengan nanah, dan ketika bisul pecah maka nanah tersebut akan keluar bahkan tidak jarang juga bersamaan dengan darah. Proses penularan akan terjadi ketika nanah yang keluar langsung menempel pada bagian tubuh lain atau pada orang lain. Karena sebenarnya nanah tersebut berisi mikroorganisme hidup yang dapat menjadi penyebab timbulnya bisul yang baru.

Infeksi mikroorganisme ini dapat disebabkan oleh berbagai macam hal seperti kontak dengan barang yang kotor yang banyak mengandung mikrrorganisme, mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi atau dapat juga disebabkan karena seseorang mengalami gangguan kesehatan yang menyebabkan terganggunya sistem kekebalan tubuh atau sistem imun seperti diabetes, penyebab lain dari bisul yang sering kita lupakan dan tidak disadari adalah pola kebiasaan sehari-hari seperti terlalu sering mencukur, memakai pakaian yang terlalu ketat atau juga dapat disebabkan karena kebiasaan duduk yang terlalu lama.

Mungkin pembaca sekalian sering mendengar bahwa terlalu sering mengkonsumsi telur juga dapat menyebabkan bisul, ternyata berita itu tidak sepenuhnya benar, karena biasanya telur tidak dapat menyebabkan timbulnya bisul, peradagang yang terjadi pada seseorang setelah mengkonsumsi telur dalam jumlah yang banyak biasanya diakarenakan orang tersebut memang memiliki alergi terhadap protein dalam telur itu sendiri.

Seperti yang sudah kita bahas diatas, bahwa bisul adalah peradangan pada jaringan kulit yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme dan kita juga sudah membahas beberapa cara bagaimana mikroorganisme tersebut dapat menginfeksi tubuh.  Namun hal yang paling umum infeksi mikroorganisme penyebab bisul ini adalah disebabkan karena pola kebersihan diri yang buruk misalnya, kurang menjaga kebersihan tubuh . Teori HL belum menyebutkan bahwa lingkungan adalah salah satu faktor terbesar yang menentukan derajat kesehatan seseorang atau komunitas.

Kebersihan diri dan lingkungan memang sangat berengaruh untuk mencegah masuknya agen-agen penyebab penyakit dapat masuk ke dalam tubuh manusia. Tanpa disadari setiap harinya, tubuh manusia selalu berinteraksi dengan mikroorganisme. Setiap melakukan sebuah aktivitas, pada saat itu juga kita kontak dengan berjuta-juta mikroorganisme bahkan pada saat diam-pun manusia tetap melakukan kontak dengan mikroorganisme karena mikroorganisme berada bebas di udara yang setiap harinya mengelilingi kita.

Wajah adalah sasaran yang tepat bagi mikroorganisme termasuk bakteri staphylococcus yang seringkali menjadi agen penyebab bisul. Wajah adalah bagian tubuh yang lebih sering terbuka dan tidak terlindung sehingga kotoran dan mikroorganisme akan mudah menempel dan masuk ke dalam pori-pori kulit, keadaan akan semakin parah bagi orang yang memiliki masalah kulit yang berminyak. Minyak yang tidak keluar akan bercampur dengan kotoran dan mikroorganisme dan menjadi penyebab utama adanya bisul.

Oleh karena itu, ketika tubuh sudah memiliki ciri-ciri seperti timbulnya benjolan yang berwarna merah pada kulit tubuh maka segeralah lakukan tindakan pencegahan agar benjolan tersebut tidak membesar dan tumbuh menjadi bisul. Cara pencegahan yang dapat dilakukan adalah :

1.    Biasakan diri untuk mandi secara rutin sebanyak dua kali sehari dengan menggunakan air yang bersih dan sabun. Pada saat membersihkan badan tekankan kebersihan pada bagian-bagian tubuh yang rentan terkena bisul seperti lipatan paha, wajah, ketiak dan pada bagian pantat.

2.    Selalu menggunakan pakaian yang masih dalam keadaan bersih dan sebaiknya pilih bahan pakaian yang mudah menyerap keringat untuk menghindari adanya infeksi jamur yang dapat menjadi penyebab bisul.

3.    Jika bisul sudah terlanjur tumbuh, sebaiknya hindari memencetnya sebaiknya gunakan obat bisul yang dapat membuat bisul tidak pecah karena jika bisul pecah dan mengenai bagian tubuh lain maka kemungkinan besar bagian yang terkena akan tumbuh bisul baru lagi.

4.    Konsumsi makanan yang sehat karena dengan banyak mengkonsumsi makanan yang sehat dan seimbang maka agen penyakit termasuk mikroorganisme penyebab bisul tidak akan mudah menginfeksi.

Demikianlah sedikit informasi tentang penyebab bisul. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat bagi pembaca semua.