Selasa, 17 Februari 2015

Bahaya Mengkonsumsi Makanan dan Minuman Berkafein Bagi Wanita

Bahaya Mengkonsumsi Makanan dan Minuman Berkafein Bagi Wanita – Berbicara tentang kafein pasti yang terlintas difikiran kita adalah kopi. Ya, kopi merupakan jenis minuman yang banyak mengandung kafein. Selain kopi juga ada minuman lain seperti soda, kakao, daun teh, biji-bijian dan buah-buahan. Semuanya merupakan jenis makanan dan minuman yang berkafein tinggi. Walapun kafein kerap bermanfaat tetapi ada juga bahayanya jika kita terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman berkafein.


Kafein kerap kita gunakan untuk mengatasi ngantuk ketika pekerjaan menumpuk dan untuk menghangatkan tubuh ketika cuaca dingin. Namun berbeda halnya dengan wanita, wanita yang sering mengkonsumsi kafein dapat membahayakan kesehatannya terutama wanita atau ibu-ibu yang sedang hamil akan berpengaruh pada kondisi janin bayinya. Untuk itu bagi ibu hamil sebaiknya hindari minuman berkafein seperti kopi dan soda. Perbanyaklah minum susu agar bayi yang dikandungnya dapat tumbuh sehat dan cerdas.

Berdasarkan penelitian di Amerika menyebutkan bahwa bahaya kafein yaitu dapat menimbulkan kecanduan. Meskipun kecanduan ini berbeda dengan narkoba tetapi orang yang kecanduan kafein kerap mengalami depresi, sulit konsentrasi dan mudah merasa lelah. Untuk itu jika anda salah satu orang yang doyan ngopi, minumlah sewajarnya dan jangan dijadikan prioritas keseharian anda.
Bagi wanita yang sedang hamil, kafein akan meningkatkan kadar racun pada tubuh jabang bayi sehingga berkemungkinan bayi tersebut akan lahir prematur, cacat ataupun berat badan yang terlalu ringan. Untuk mengetahui bahaya apa saja yang dapat ditimbulkan dari makan dan minuman berkafein terutama bagi wanita? Berikut ulasan lengkapnya :

Bahaya Mengkonsumsi Makanan dan Minuman Berkafein Bagi Wanita

Mengganggu Kesuburan – Jika saat ini anda tengah merencanakan proses kehamilan atau tengah memasuki awal-awal kehamilan, sebaiknya anda juga harus memperhatikan asupan gizi dan memperhatikan makanan apa saja yang anda konsumsi setiap hari? Asalannya tidak jauh yaitu karena kafein dapat mengganggu kesuburan yang berpengaruh pada kehamilan. Untuk itu sebisa mungkin kurangi biasa minum kopi atau bahkan hentikan terlebih dahulu sampai bayi yang anda kandung lahir.

Mengakibatkan Penyakit Jantung – Sudah tak asing lagi bahwa mengkonsumsi minuman kafein seperti kopi baik dalam jumlah sedang maupun lebih dapat menyebabkan penyakit jantung. Mengapa demikian? Kafein dapat menyebabkan hipertensi dan jantung berdetak tidak teratur. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya penyakit jantung. Untuk itu bagi wanita terutama wanita hamil sebaiknya hindari minuman berkafein karena dapat membahayakan nyawanya dan sibuah hati.

Melemahkan Daya Tahan Tubuh – Mengkonsumsi kopi atau kafein dapat melemahkan daya tahan tubuh karena didalam tubuh kafein akan menyerap mineral dan vitamin yang masuk sehingga tubuh kekurangan nutrisi baik. Dengan tubuh yang kekurangan nutrisi maka otomatis daya tahan tubuh menjadi berkurang dan mudah sakit. Selain itu kopi juga dapat membuat kita mengalami dehidrasi jadi setelah anda minum kopi biasakan sesudahnya minum air putih minimal 2 gelas.

Mudah Terkena Sakit Maag – Jika perut dalam keadaan kosong atau tidak diisi makanan, jangan sekali-kali anda minum kopi atau minuman apapun yang mengandung kafein. Kopi yang kita konsumsi dapat meningkatkan asam lambung sehingga perut akan terasa nyeri /sakit yang dalam jangka waktu lama akan menimbulkan sakit maag.

Overdosis Kafein – Mengkonsumsi kopi secara berlebihan dapat menyebabkan overdosis yang biasanya ditandai dengan detak jantung yang berdebar-debar, sering gelisah dan sering buang air kecil. Jika anda pernah mengalami hal tersebut bisa jadi itu merupakan tanda-tanda overdosis. Sebaiknya kurangi kebiasaan ngopi anda tersebut.

Bukan hanya wanita, tetapi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, kafein juga dapat membahayakan bagi pria. Untuk itu konsumsilah kafein sewajarnya dan seperlunya saja agar tidak menimbulkan efek yang berbahaya bagi kesehatan. Sekian dan Terimakasih.